ULOS RAGIHOTANG

Warisan Budaya Batak Toba dari Kampung Ulos

Galeri ULOS RAGIHOTANG

Filosofi

Ulos Ragihotang melambangkan ikatan batin yang kuat antara suami dan istri. Ulos ini juga mengandung doa agar rumah tangga yang dibangun tetap kokoh, harmonis, dan langgeng seperti kuatnya rotan.

  • Ulos Ragihotang symbolizes the strong bond between husband and wife. It also conveys a prayer that their marriage will remain strong, harmonious, and enduring, just like the resilience of rattan.

Motif

Motif Ulos Ragihotang terinspirasi dari bentuk hotang (rotan), yang menjadi ciri khas ulos ini dan mencerminkan kekuatan serta keterikatan.

  • The motif of Ulos Ragihotang is inspired by hotang (rattan), which serves as its distinctive feature and represents strength and unity.

Kegunaan

Ulos Ragihotang diberikan kepada sepasang pengantin dalam upacara adat Batak Toba sebagai simbol doa dan restu bagi kehidupan rumah tangga mereka. Setelah disematkan kepada pengantin, ulos ini dikenal sebagai Ulos Hela.

  • Ulos Ragihotang is presented to a bride and groom during the Batak Toba traditional wedding ceremony as a symbol of blessings and prayers for their married life. After being bestowed upon the couple, it is known as Ulos Hela.

Dengarkan Cerita ULOS RAGIHOTANG

Narasi oleh Pengrajin Kampung Ulos